Emil diberi pilihan: membakar lumut dan melupakan ayahnya selamanya, atau menyentuhnya dan ikut lenyap. Dia memilih untuk menyentuh — tetapi menarik kembali tangannya di saat terakhir. Lumutnya mundur. Ayahnya tetap menjadi pohon, tetapi Emil pulang ke Manila dengan membawa suara tetesan di dalam dadanya.
“Is there a way out?” Emil asks.
“Yes. Burn it. But burning it means forgetting. Your father will not remember you. You will not remember him. The village will lose its protector — because the moss also stops landslides and keeps the river clean.” Lagaslas Sub Indo
Emil faces the decision his father made: Emil diberi pilihan: membakar lumut dan melupakan ayahnya